Senin, 14 Juli 2014

FOTO: Fenomena Alam Langka Menyerang Warga Siberia

Sebuah fenomena alam yang sangat langka dan mengejutkan, bagi para pengunjung di Sebuah Pantai di Siberia pada hari sabtu 12 Juli 2014. Sebuah badai hujan es datang secara tiba-tiba dan langsung menghujami beberapa pengunjung pantai di dekat sungai Ob, Siberia.

Fenomena alam langka ini memang belum bisa diprediksi sebelumnya oleh Badan Meteorologi setempat. Hujan es ini tiba-tiba datang dengan sangat cepatnya dan menumpahkan ribuan gumpalan es sebesar bola golf ke pengunjung pantai.

Sebelum kejadian tersebut tidak terlihat adanya tanda-tanda badai akan datang, namun secara tiba-tiba angin bertiup kencang dan langsung menghantam pantai di dekat sungai Ob, Novosibirsk, Siberia.

Saat fenomena alam langka tersebut terjadi, suhu cuaca di sekitar lokasi diperkirakan mencapai 37 derjat celcius.


Sejumlah pengunjung pantai berlarian mencari tempat perlindungan dari lemparan es yang jatuh dari langit. Bahkan seorang perempuan sempat berteriak kepada sang kekasihnya dan mengatakan " Jika kita mati, aku mencintaimu".

Dikutip dari The Siberian Times, seorang pengunjung pria mengatakan "Rasanya seperti dilempari peluru dari langit, itu adalah serangan dari langit". Anak-anak yang sedang bermain dipantai pun banyak yang menangis dan menjerit ketakutan akibat fenomena ini.


Seorang ibu mengatakan "Suami saya berusaha melindungi seorang anak muda, dan ia mengalami memar-memar di kulit punggungnya ".

Sampai hari ini belum ada penjelasan dari pihak berwenang setempat atas kejadian tersebut.

Sumber The Siberian Times

45 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
    4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
    5. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
  2. Azab,,,sok suci lo itu fenomena alam goblok

    BalasHapus
    Balasan
    1. begitulah sifat kafir,... sudah jelas itu kekuasaan allah,... masih juga merem,... hahahah kafir ya kafir aja lah,..

      Hapus
    2. Ea kak penomena alam yg mustahil
      mustahil d buat oleh alam
      Lha wong udara aj 37drajat
      Kok badai es sebesar bola golf
      Wallahu a'lam

      Hapus
    3. Selama masih bisa diperhitungkan sains ngga ada istilah azab dll. Kalian aja yg goblok.. pas zaman sekolah belajar makanya...

      Hapus
  3. Semoga kaum kafir tidak pernah bertaubat, agar slalu menjadi penghuni neraka jahanam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
  4. tenang itu baru biji es...truss sj lanjutkan kesenangan klian biar di kasih yg lebih meriah nanti

    BalasHapus
  5. Subjek.......
    Objek.......predikat..







    Tuhan semesta alam maha segala galanya....

    BalasHapus
  6. Gk usah ribut, secara teori hal tersebut bisa dijelaskan.di yempat gw aja sering cm gk segede gt

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  8. Orang Indo apa bgt sih klo komentar... dikit dikit azab dari Tuhan... liat tuh Jakarta musibah banjir mulu... secara ga langsung kena azab mulu kan klo gtu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Hmm, sebenarnya itu fenomena yang dapat dijelaskan. Ketika masih SD dulu, pastilah kita semua belajar IPA yang menjelaskan bahwa hujan akan terjadi ketika ada kondensasi dari awan di atasnya. Nah dalam kasus ini, kondensasi pada awan lapisan atas terlalu dingin, sehingga menyebabkan es jatuh. Perlu diingat juga bahwa suhu di permukaan saat itu cukup panas, yaitu sekitar 37 derajat celcius. Ketika dua temuan ini digabungkan, maka dengan sangat mudah kita temukan bahwa ini adalah fenomena alam biasa, yang juga kita ketahui bersama bahwa Siberia ialah daerah dingin, bahkan untuk membius pasien saja mereka memakai batu es dan bukan obat bius. Gabungan antara kondensasi berlebih dan suhu panas menjadikan terdapatnya angin kencang, yang merupakan pergantian suhu panas menjadi dingin, seperti yang terjadi pada AC rumah atau mobil kita. Nah, karena kondensasinya berlebih, maka yang turun ialah batu es dan bukan air. Hal ini pun tidak memiliki kaitan sama sekali dengan azab dan juga zaman akhir. Sebagai orang yang beriman kepada Allah, kita seharusnya tidak boleh menghakimi, karena penghakiman hanya milik Allah semata. Jika kita menimbang memakai akal sehat dan pengetahuan kita yang "merem-melek," kita mungkin dapat menjadikan peristiwa ini sebagai bagian dari kesadaran kita bahwa Allah maha Esa. Ia tidak berniat menghukum, tetapi menyadarkan kita bahwa lingkungan kita sudah semakin rusak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cerdassss komentarnya.... Setujuuuuuuuuu bgt...

      Hapus
  11. Berpikir logis aja...secara ilmiah ini adalah fenomena alam,,klo di liat dr sisi agama emang bner ini adlah peringatan dari Allah SWT..
    Kun fayakun!!
    "Jika allah berkata terjadi maka terjadilah"

    BalasHapus
  12. Tolong ya komentarnya jangan berbau SARA... bberkomentarlah yang cerdas...

    BalasHapus
  13. dilihat dan ditinjau dari keadaan saat itu saya rasa ini bukan azab, bukan pula alam.. menurut penerawangan itu perbuatan ALIENN! yaa itu ALIEN yang sengaja membuat bola bola salju dengan mesin piringan nya... yaa ALIENN.. LArii :P

    BalasHapus
  14. Gimana cranya suhu mencapai 37 derajat C, ini kan terjadi badai es, seharusnya suhu udara menurun, suhu normal saja 36 derajat celcius

    BalasHapus
  15. Semua atas ijin alloh swt ,!!!

    BalasHapus
  16. Sedih liat komennya...apapun topiknya,commentnya selalu SARA.
    Coba sekali2 keluar negeri,biar tau...kadang yg orang indonesia bilang kafir,tingkahnya ada yg lbh baik dr yg ngaku beragama.

    BalasHapus
  17. blog ini Hebat, artikelnya baru Dua, komentarnya sudah banyak, pengunjungnya juga banyak,,, salut yang buat blog ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih... saya juga gak tau padahal baru kemarin bikin blognya...

      Hapus
  18. berpikir logis lah..jgn sangkut pautkan dengan azab, kafir, dll..itu hanya fenomena alam..negara kita juga pernah mengalaminya kan?? vikirrr....

    BalasHapus
  19. Ini adalah bencana alam yang bisa terjadi dimana saja, kapan saja, dan pada siapa saja. Pada lupa ya kalau Aceh pernah dihantam oleh tsunami yang begitu dahsyatnya?

    BalasHapus
  20. Subhanallah... Allah Maha Besar...

    BalasHapus
  21. kok pada ribut sendiri ya. di hk jg ter jadi hujan es. padahal org yg tgl di hk dah lama gak pernah tau di hk ada hujan es. baru th ini saja ada hujan es.

    BalasHapus
  22. Hahaha,,blog keren nih...

    Sebelumnya negara tersebut aman & Damai,tapi semenjak negara Air menyerang dengan bola2 es nya,negara tersebut jadi kocar kacir...

    BalasHapus
  23. yaaaa. klo terjadinya diSiberia mah ngak aneh atuuh emang didaerah sub tropis udah mau dekat Kutub Utara, tp klo terjadinya di Gurun Sahara itu baru Fenomena Alam namanya........

    BalasHapus
  24. DAGANG ES BAKAL BANGKRUT NEH...

    BalasHapus
  25. Sekali lagi tolong komentar jangan berbau SARA... semuanya masih bisa dijelaskan pake SAINS

    BalasHapus
  26. Semua yang terjadi adalah pelajaran agar kita terus belajar...

    BalasHapus
  27. sudah jangan pada saling menyalahkan,dan jangan memancing SARA

    ini sebenarnya akibat fenomena alam

    air hujan bisa sekeras dan seperti peluru yang di tembakkan itu akibar air hujan biasa yang turun di sertai tiupan angin yang kencang yang mengakibatkan kecepatan air yang turun menjadi 5x bahkan 10x lipat dari normalnya itu logikanya

    gak percaya? silahkan tanya bagian geofisika dan meteorologi :D

    BalasHapus